- Diposting oleh : miftahussaadah
- pada tanggal : Mei 20, 2026
CARIU, BOGOR – Semangat nasionalisme menyelimuti Kecamatan Cariu dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang jatuh pada Rabu, 20 Mei 2026. Upacara bendera yang berlangsung khidmat tersebut digelar di halaman Kantor Kecamatan Cariu dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, instansi pemerintahan, serta lembaga pendidikan setempat.
Pada tahun 2026 ini, peringatan Harkitnas mengusung tema besar "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara". Semboyan ini menjadi refleksi mendalam bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam mendidik, menjaga, dan mempersiapkan generasi muda sebagai pilar utama kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di masa depan.
Sinergi Lintas Sektor dan Kehadiran Tokoh Pendidikan
Upacara yang dimulai sejak pagi hari tersebut berjalan dengan tertib. Bertindak sebagai inspektur upacara, Camat Cariu menyampaikan amanat menteri yang menekankan pentingnya persatuan digital, penguasaan teknologi, dan penguatan karakter generasi muda dalam menghadapi tantangan global.
Di antara barisan peserta upacara yang hadir, sektor pendidikan menunjukkan komitmen yang kuat. Salah satunya terlihat dari kehadiran Neng Elis, S.Pd.I., yang hadir sebagai utusan resmi dari Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Miftahussa'adah. Kehadiran perwakilan dari lembaga pendidikan Islam ini menegaskan bahwa sekolah dan madrasah memiliki peran krusial dalam mengimplementasikan tema Harkitnas tahun ini.
"Sebagai pendidik, tema 'Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara' adalah panggilan aksi. Tugas kita bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentengi moral dan nasionalisme anak-anak didik agar mereka siap menjaga kedaulatan bangsa ini kelak," ujar Neng Elis di sela-sela kegiatan.
Makna 118 Tahun Kebangkitan Nasional
Peringatan ke-118 ini menjadi momentum penting bagi Kecamatan Cariu untuk merefleksikan kembali perjuangan bangsa sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908. Di era modern ini, tantangan yang dihadapi bukan lagi melawan penjajah fisik, melainkan bagaimana menjaga keutuhan bangsa dari disintegrasi, hoaks, dan penurunan nilai-nilai moral pada generasi muda (tunas bangsa).
Melalui momentum Harkitnas ke-118 di Kantor Kecamatan Cariu ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat—mulai dari aparat pemerintah, pendidik, hingga tokoh agama—dapat saling bersinergi mengawal tumbuh kembang generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air.