Menjemput Kemenangan dan Menjaga Istiqomah: Pesan Akhir Ramadhan untuk Siswa MIS Miftahussa'adah

 

Kegiatan Penutupan Sanlat dan Bukber

Tidak terasa, kebersamaan kita dengan bulan suci Ramadhan sebentar lagi akan berakhir. Perasaan haru bercampur bahagia mulai menyelimuti hati umat Muslim. Haru karena harus berpisah dengan bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan, sekaligus bahagia karena sebentar lagi akan menyambut hari kemenangan, Idul Fitri.

Bagi keluarga besar MIS Miftahussa'adah, penghujung Ramadhan merupakan momentum yang sangat penting untuk melakukan refleksi diri. Kepala MIS Miftahussa'adah, Bapak Abdul Kodir Jaelani, S.Pd.I., mengingatkan bahwa esensi dari keberhasilan ibadah puasa bukan hanya diukur selama bulan Ramadhan, melainkan pada bagaimana perubahan sikap dan karakter setelah Ramadhan itu berlalu.

"Ramadhan sejatinya adalah sebuah tarbiyah (pendidikan) atau madrasah spiritual bagi kita semua. Selama sebulan penuh, anak-anak kita dilatih untuk disiplin waktu sahur dan berbuka, jujur dalam menahan lapar dan haus meski tidak ada yang melihat, serta peduli dengan berbagi kepada sesama. Pertanyaan terbesarnya adalah, mampukah nilai-nilai itu dipertahankan?" ungkap Bapak Abdul Kodir Jaelani.

Harapan untuk Siswa-Siswi MIS Miftahussa'adah

Khusus bagi para murid MIS Miftahussa'adah, akhir Ramadhan ini diharapkan menjadi titik tolak untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kebiasaan-kebiasaan positif yang telah dibangun, seperti semangat mendirikan shalat berjamaah, antusiasme mengikuti tadarus Al-Qur'an, hingga menjaga tutur kata, harus terus dibawa ke bulan-bulan berikutnya.

Bapak Abdul Kodir Jaelani, S.Pd.I., juga berpesan agar para siswa tidak menjadikan momen Idul Fitri sebatas perayaan mengenakan pakaian baru atau menikmati hidangan lezat. Lebih dari itu, Idul Fitri adalah momen untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan mempererat tali silaturahmi dengan orang tua, guru, dan teman-teman.

"Kepada seluruh siswa-siswi MIS Miftahussa'adah, mari kita jadikan bekal ibadah di bulan Ramadhan ini untuk menjadi generasi Muslim yang cerdas, berakhlak mulia, dan istiqomah dalam kebaikan. Tetaplah menjadi kebanggaan orang tua dan madrasah," pesan beliau menutup arahannya.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah puasa kita dan mempertemukan kita kembali dengan bulan Ramadhan di tahun-tahun mendatang. Keluarga besar MIS Miftahussa'adah mengucapkan, Taqabbalallahu minna wa minkum, selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin.

0 Komentar