Stasiun Nambo
Menjalani Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin Melalui Kegiatan Naik Kereta dan Kunjungan ke Museum Bank Indonesia
Pada tanggal 26 Oktober 2024, kami,
siswa-siswi dari MIS Miftahussa’adah, mengikuti kegiatan yang sangat bermanfaat
dalam rangka Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P2RA) dan Profil Pelajar
Rahmatan Lil Alamin. Kegiatan ini menggabungkan edukasi, pengalaman langsung,
dan pengembangan karakter melalui perjalanan naik kereta dari Stasiun Nambo
hingga Stasiun Jakarta Kota, dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Bank
Indonesia.
Perjalanan Naik
Kereta: Menumbuhkan Rasa Nasionalisme dan Kerja Sama
Pagi itu, kami berkumpul di Stasiun
Nambo dengan semangat dan antusiasme yang tinggi. Perjalanan kami dimulai
dengan naik kereta menuju Stasiun Jakarta Kota. Selama perjalanan, kami belajar
banyak tentang pentingnya transportasi umum sebagai bagian dari sistem
kehidupan sosial dan ekonomi yang lebih luas. Selain itu, kami juga berdiskusi
tentang keberagaman yang ada di Indonesia, mencerminkan nilai-nilai yang ada
dalam Profil Pelajar Pancasila, seperti rasa persatuan, gotong royong, dan
keberagaman yang harmonis.
.jpeg)
Stasiun Jakarta Kota
Naik kereta memberi kami kesempatan
untuk lebih mengenal bagaimana sistem transportasi massal bekerja, dan
bagaimana setiap individu perlu bekerja sama untuk menciptakan pengalaman yang
aman dan nyaman. Ini sangat relevan dengan nilai-nilai dari Pancasila, terutama
sila kedua yang mengajarkan kita untuk saling menghargai dan bekerja bersama
demi kebaikan bersama.
Kunjungan ke Museum
Bank Indonesia: Mengenal Sejarah Keuangan dan Ekonomi Indonesia
Setibanya di Stasiun Jakarta Kota,
kami melanjutkan perjalanan ke Museum Bank Indonesia yang terletak di kawasan
Kota Tua Jakarta. Museum ini adalah salah satu tempat yang tepat untuk belajar
tentang sejarah perbankan di Indonesia, serta perkembangan ekonomi negara kita
sejak masa kolonial hingga era modern.
.jpeg)
Musium Bank Indonesia
Kami diajak untuk mengenal lebih
dekat bagaimana Bank Mandiri berperan dalam perekonomian Indonesia. Mulai dari
sejarah berdirinya Bank Mandiri hingga koleksi-koleksi barang bersejarah yang
menggambarkan perjalanan sistem keuangan dan perbankan di Indonesia. Salah satu
highlight dari kunjungan ini adalah melihat berbagai alat transaksi kuno,
seperti mesin kasir antik dan uang-uang lama yang memberikan wawasan tentang
bagaimana ekonomi Indonesia berkembang dari waktu ke waktu.
Lebih dari sekedar belajar tentang
perbankan, kunjungan ini juga mengajarkan kami nilai-nilai penting tentang
kejujuran, tanggung jawab, dan integritas, yang semuanya sejalan dengan Profil
Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin. Kami diajarkan
bagaimana pentingnya pengelolaan keuangan yang baik serta bagaimana Bank
Mandiri berperan dalam menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Refleksi dan
Kesimpulan: Mewujudkan Pelajar yang Berkarakter
Kegiatan ini tidak hanya menambah
wawasan kami tentang transportasi dan ekonomi, tetapi juga memperkuat
nilai-nilai Pancasila yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari kami
sebagai pelajar. Kami belajar tentang pentingnya gotong royong, kerja sama, dan
keberagaman dalam perjalanan naik kereta, serta tentang integritas, kejujuran,
dan tanggung jawab dalam kunjungan ke Museum Bank Indonesia.
Melalui kegiatan ini, kami juga
semakin menyadari pentingnya untuk menjadi pelajar yang memiliki profil
Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin—pelajar yang tidak hanya cerdas secara
akademis, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan mampu membawa dampak
positif bagi lingkungan sekitar.
Semoga kegiatan seperti ini terus
dilaksanakan untuk mengembangkan karakter pelajar yang seimbang, berkualitas,
dan bermanfaat bagi bangsa dan negara. Terima kasih kepada semua pihak yang
telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, dan kami berharap dapat mengikuti
kegiatan serupa di masa depan.
akj_km

0 Komentar