- Diposting oleh : miftahussaadah
- pada tanggal : Mei 21, 2024
Pembiasaan Shalat Dhuha Bersama
Pembiasaan Shalat Dhuha adalah program unggulan madrasah yang dirancang untuk membangun karakter religius dan kedisiplinan siswa sejak dini. Melalui pembiasaan ini, siswa tidak hanya diajak untuk melaksanakan ibadah sunnah secara rutin, tetapi juga diberikan bimbingan intensif mengenai tata cara shalat yang baik dan benar.
Tujuan Kegiatan
Penguatan Karakter Spiritual: Menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kedisiplinan Waktu: Membiasakan siswa untuk memulai hari dengan kegiatan yang positif dan terstruktur sebelum aktivitas belajar mengajar (KBM) dimulai.
Pemahaman Fikih Shalat: Memastikan seluruh siswa menghafal bacaan shalat dengan fasih dan mampu mempraktikkan gerakan shalat dengan tuma'ninah (tenang dan benar).
Detail Pelaksanaan
| Keterangan | Detail |
| Waktu Pelaksanaan | Pagi hari (Sebelum jam pelajaran pertama dimulai) |
| Hari | Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat |
| Pengecualian | Hari Senin ditiadakan (Fokus pada pelaksanaan Upacara Bendera) |
| Tempat | Masjid/Mushala Sekolah atau Lapangan (disesuaikan dengan kapasitas sekolah) |
| Peserta | Seluruh siswa/i |
| Pembimbing | Seluruh Guru (Bertindak sebagai fasilitator, teladan, dan pengawas) |
Fokus Pembelajaran (Materi Bimbingan)
Karena kegiatan ini didampingi langsung oleh seluruh dewan guru, momen Shalat Dhuha juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan edukasi ibadah. Fokus pembimbingan meliputi:
Edukasi Gerakan Shalat:
Guru membimbing siswa untuk menyempurnakan postur gerakan shalat (seperti posisi takbiratul ihram, ruku', sujud, hingga tahiyat) agar sesuai dengan tuntunan syariat.
Bimbingan Bacaan Shalat:
Membiasakan pelafalan niat Shalat Dhuha.
Memperbaiki tajwid dan makhrijul huruf pada bacaan surah Al-Fatihah dan surah-surah pendek.
Menghafal dan melafalkan doa khusus setelah Shalat Dhuha secara bersama-sama.
Adab Berada di Masjid/Tempat Shalat:
Mengajarkan siswa tentang ketenangan, menjaga kebersihan tempat ibadah, dan kerapian barisan (shaf).
Peran Guru sebagai Pembimbing
Dalam kegiatan ini, seluruh guru diwajibkan hadir tidak hanya untuk mengawasi ketertiban, tetapi juga untuk:
Menjadi Teladan (Uswah): Ikut serta melaksanakan Shalat Dhuha bersama siswa.
Korektor: Memberikan teguran yang mendidik atau membenarkan secara langsung jika ada siswa yang gerakan atau bacaannya masih kurang tepat.
Motivator: Memberikan nasihat singkat (kultum) atau motivasi pagi setelah shalat selesai, sebelum siswa kembali ke kelas masing-masing.
