Skip to Content
Loading...
MIS Miftahussaadah
MIS Miftahussaadah
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Sejarah Singkat MIS Miftahussa’adah

Akar Perjuangan: Dari Pengajian Kecil hingga Cita-cita Besar
Langkah pertama MIS Miftahussa’adah bermula dari sebuah ketulusan di pelosok Kampung Tegalracak, Desa Cariu, Bogor. Jauh sebelum gedung madrasah berdiri kokoh, semangat pendidikan Islam telah menyala melalui majelis pengajian kecil yang dibina oleh seorang ulama karismatik, KH. Komarudin. Beliau adalah sosok pembaharu yang menyadari bahwa bekal agama harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda.

Tahun 1958: Peletakan Batu Pertama Pendidikan
Seiring dengan berkembangnya dunia pendidikan dan kebutuhan masyarakat akan sekolah berbasis Islam, pada tahun 1958, KH. Komarudin secara resmi mendirikan lembaga pendidikan MIS Miftahussa’adah. Pada masa awal berdirinya, kepemimpinan madrasah dipegang langsung oleh beliau. Di bawah asuhannya, madrasah ini mulai dikenal sebagai kawah candradimuka bagi anak-anak di Tegalracak dalam menimba ilmu agama dan umum.

Legalisasi dan Transformasi Institusi
Perjalanan madrasah terus diperkuat dengan pengakuan administrasi dari pemerintah. Sejarah mencatat dua tonggak penting dalam perizinan operasional sekolah:

  • 4 Mei 1991: MIS Miftahussa’adah secara resmi mendapatkan Izin Operasional pertama, yang menjadi landasan hukum kuat bagi jalannya pendidikan.

  • 10 Mei 2010: Madrasah kembali memperbarui status hukumnya dengan mendapatkan Izin Operasional kedua, sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar pendidikan nasional yang terus berkembang.

Estafet Kepemimpinan
Setelah KH. Komarudin wafat, amanah besar untuk menjaga "Kunci Kebahagiaan" (arti dari Miftahussa'adah) diteruskan oleh tokoh-tokoh tangguh secara berkesinambungan:

  1. Bapak Ridwan: Beliau melanjutkan tonggak kepemimpinan dengan dedikasi tinggi setelah wafatnya pendiri utama.

  2. Bapak Maman Kurniawan S, S.Ag: Setelah wafatnya Bapak Ridwan, tampuk kepemimpinan beralih kepada Bapak Maman Kurniawan S, S.Ag. Di bawah arahannya, madrasah terus beradaptasi dengan manajemen pendidikan modern.

  3. Bapak Abdul Kodir Jaelani, S.Pd.I: Perubahan formasi terjadi pada tahun 2016 ketika Bapak Maman Kurniawan mendapatkan tugas baru di MTsN Cariu. Sejak saat itu hingga sekarang, amanah kepala madrasah diberikan kepada Bapak Abdul Kodir Jaelani, S.Pd.I.

Masa Kini: Melangkah Menuju Masa Depan
Kini, di bawah kepemimpinan Bapak Abdul Kodir Jaelani, S.Pd.I, MIS Miftahussa’adah terus berkomitmen menjaga warisan leluhur KH. Komarudin. Dengan semangat digitalisasi dan keterbukaan melalui website resmi, madrasah bertekad untuk terus mencetak generasi yang cerdas, kompetitif secara global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai akhlakul karimah yang menjadi akar berdirinya lembaga ini di Kampung Tegalracak.

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?